Link

UKM Sepak Bola Kesulitan Mendapat Lapangan Berlatih

Bandung, (Momentum).- Unit Kegiatan Mahasiswa Universitas Langlangbuana khususnya Sepak bola, butuh dorongan lebih dari pihak Universitas. Mengingat fasilitas lapangan yang kurang memadai, serta ditambah kesulitannya mendapat sewa tempat untuk berlatih.

Menurut Yadi selaku ketua UKM Sepak bola, kesulitan untuk menjalankan rutinitas berlatih, menjadi hambatan tersendiri bagi UKM Sepak bola. Hal ini terjadi dikarnakan sulitnya mendapat lapangan sewa, khusunya di Bandung dengan fasilitas yang layak dan harga yang terjangkau. “Untuk kegiatan rutinitas berlatih kami belum bisa dikatakan rutin, dikarnakan tempat kami berlatih sulit didapatkan. Terakhir kami bisa menggelar latihan di lapangan Lodaya. itu pun terhambat lagi, karena biaya sewa lapangan Lodaya itu sendiri naik. Belum lagi, sulitnya menemukan tempat berlatih lapangan sepak bola dengan harga yang terjangkau dan layak untuk dipakai,” jelasnya saat ditemui tim Momentum, Kamis (13/4)

UKM sepak bola sendiri, sedang mempersiapkan untuk mengikuti kejuaraan Liga Sepak Bola Mahasiswa se-Jawa Barat (Lismajab). Kejuaraan yang di gelar dibawah naungan PSSI itu bertujuan untuk membina sepak bola maupun futsal tingkat Universitas se-Jawa Barat. Hal ini perlu menjadi perhatian lebih untuk pihak universitas, dikarnakan UKM sepak bola sendiri membawa nama universitas langsung untuk kejuaraan ini. Prestasi yang didapat oleh UKM sepak bola sendiri pun telah membuktikan kiprahnya di kancah kejuaraan ini, dengan hampir masuk ke divisi utama tahun lalu. “Untuk kejuaraan yang diikuti masih belum, tapi kami sedang mempersiapkan untuk kejuaraan Lismajab, kejuaraan yang selalu kami ikuti tiap tahunnya. Bahkan terakhir kami mengikuti kejuaraan ini hampir masuk ke divisi utama. Untuk prestasi yang baru kami dapatkan sebelumnya, dengan mendapatkan runner up di kejuaraan kopertis, yang bertempat di Itenas,” ungkap Yadi.

Yadi berharap UKM sepak bola mendapat dorongan maupun dukungan langsung dari universitas, mengingat nama yang dibawa oleh UKM Sepak bola adalah nama universitas itu sendiri. Selain untuk UKM sepak bola, Yadi pun berharap UKM – UKM lainya harus mendapat perhatian juga khususnya ruangan UKM yang terbilang masih belum memadai. “Harapan kami pihak universitas lebih memperhatikan fasilitas sepak bola kita. Jujur saja, untuk lapangan sewa yang layak pakai saat ini, sulit kami dapatkan. serta untuk kedepannya semoga mendapat dukungan penuh langsung dari universitas, mengingat nama yang dibawa oleh kami adalah nama universitas. Jika kami berprestasi pun, pihak universitas yang akan bangga dan harum namanya. Selain itu, kami juga berharap untuk perhatian lebihnya daripada ukm-ukm lain juga dari segi fasilitas tempat ruangan yang dirasa oleh kami, sangat belum memadai,” harap Yadi.

(Fajar R., Nursyifa, Dara/Momentum)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s