Link

Kamis Teknik Tanpa Asap Rokok

Bandung, (Momentum).- Fakultas Teknik Universitas Langlangbuana membuat kebijakan Kamis Teknik tanpa asap rokok. Kebijakan ini mewajibkan seluruh mahasiswa dan dosen fakultas teknik untuk tidak merokok di hari kamis. Hal ini diakibatkan banyaknya warga Fakultas Teknik yang merasa terganggu dengan asap rokok.

Muhamad Riva Nawa Syarif sebagai ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Teknik membuat kebijakan kamis teknik tanpa asap rokok karena banyak mahasiswa/i yang terganggu dengan asap rokok dari mahasiswa yang merokok diarea kampus terutama di gedung Fakultas Teknik. “Karena sebagian besar mahasiswa Fakultas Teknik nongkrong didepan TU dan kebanyakan orang-orang hanya nongkrong untuk hal-hal yang tidak penting, disitu banyak orang yang terganggu akan asap rokok. Makanya kami BEM Teknik memberikan sebuah gagasan kamis tanpa asap rokok,” ujarnya

Selain itu Riva juga mengatakan bahwa tujuan utama dari kebijakan Kamis Teknik tanpa asap rokok yaitu membantu kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh dekanat ataupun rektorat untuk tidak boleh merokok dikampus karena banyak yang tidak menghiraukan jadi BEM Teknik membuat kebijakan tersebut. “tujuan utamanya ya untuk membantu juga kebijakan yang dikeluarkan dekanat ataupun rektorat itu sendiri untuk tidak merokok dikampus, tapi karena memang susah untuk berhentinya rokok itu maka kami adakan satu hari dalam seminggu saja dulu tanpa asap rokok,” jelas Riva.

Respon mahasiswa Fakultas Teknik sangat beragam, beberapa ketua lembaga di Fakultas Teknik tidak setuju dengan kebijakan ini. Hal ini membuat Riva harus memberikan penjelasan mengenai kebijakan tersebut. “Ya, respon mahasiswa tentu bervariasi karena memang yang namanya laki-laki dan apalagi teknik mayoritas laki-laki. Ketua-ketua himpunan dan lembaga diteknik pun banyak yang membantah  tapi setelah saya beri penjelasan yang memang mungkin bisa dipercaya oleh mereka dan akhirnya mereka ada sebagian yang setuju,” jelasnya.

Menurut Riva, kebijakan ini belum diterapkan sepenuhnya di Fakultas Teknik karena masih ada hambatan untuk bersosialisasi kepada kelas b dan c. Kebijakan ini baru diterapkan untuk himpunan dan lembaga yang ada di fakultas teknik dan secepatnya riva akan membuat kebijakan ini diterapkan untuk seluruh mahasiswa Fakultas Teknik untuk tidak merokok pada hari kamis di gedung Fakultas Teknik.

Riva juga meminta bantuan kepada para dosen dan dekanat untuk ikut mensosialisasikan kebijakan tersebut dan berharap dosen dan dekanat pun mengikuti kebijakan tersebut. “Saya pun minta kepada para dosen untuk mensosialisasikan masalah ini karena saya pribadi sudah ngobrol langsung dengan dekan dan saya minta ke dekan untuk mensosialisasikannya dan mematuhi kebijakan yang saya buat,” ujar Riva.

Noval salah satu mahasiswa Fakultas Teknik mendukung kebijakan ini. Namun, disisi lain ia merasa haknya untuk merokok dibatasi. Tapi noval juga  mengatakan bahwa kebijakan ini sangat bagus untuk mengurangi para perokok agar tidak boros tetapi noval merasa kebijakan ini belum menyeluruh. ”Penerapannya belum menyeluruh jadi tidak semua di Fakultas Teknik tahu. Harapan saya ya jika ingin membuat kebijakan seperti ini harus menyeluruh termasuk dosen dan dekanat juga. Kebijakannya bagus kok,” ujar Noval.

(Imas, Galih, Rosania/Momentum)

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s