Link

img_6577

Doc. Momentum

LAPANGAN TIDAK ADA, UKM TIDAK BERNYAWA

Universitas Langlangbuana hingga kini tak henti bergelut dengan permasalahan kekurangan lahan parkir kendaraan bermotor. Hal ini mengakibatkan sarana penunjang kegiatan mahasiswa dikorbankan untuk menampung sebagian besar kendaraan bermotor, yang nyatanya memang tidak tertampung oleh parkiran utama. Pengalihan fungsi lapangan olahraga ini dikeluhkan oleh beberapa UKM yang memang kegiatannya bergantung pada lapangan.

Stefan salah satu perwakilan UKM basket beranggapan bahwa pengalihan fungsi lapangan olahraga akan sangat berpengaruh terhadap kemajuan UKM, terutama UKM yang kegiatanya menggunakan lapangan. “Kalau misalnya tidak ada lapangan, kita berlatih dimana? Bagaimana kita mau berprestasi kalau lapanganya tidak ada atau dukungan dari universitasnya tidak ada,” ujarnya. Tambah Stefan, walaupun dengan kondisi seperti ini kami UKM basket tetap berusaha untuk berlatih dengan melakukan perubahan jadwal. “Setiap latihan kami mengambil hari sabtu dan minggu, karena pada hari tersebut hanya sedikit mahasiswa yang kuliah paling juga ditambah dengan mahasiswa kelas karyawan. Tapi biasanya sebelum latihan kami memindahkan motor yang sudah terparkir terlebih dahulu,” tambahnya.

Foto: Iqbal F. R.

Mahasiwa Fakultas Ekonomi ini juga mengungkapkan harapan untuk kedepannya. “Pihak universitas bisa menanggulangi permasalahan lapangan ini, setidaknya untuk beberapa hari lapangan tersebut dapat dipakai oleh UKM. Jadi kita juga bisa memberikan prestasi untuk Unla, kan yang bangga tidak hanya UKM tapi kita juga bawa nama kampus,” tegasnya, Kamis (13/10/2016).

Selain mahasiswa yang tergabung dalam UKM basket, UKM Tarung Derajat pun merasakan dampak dari pengalihan fungsi Lapangan ini. Ketua UKM Tarung Derajat Agung Purnama menuturkan. “Jadwal rutinitas latihan kami sangat terganggu. Sedangkan UKM kami sendiri sangat mengandalkan dari hasil latihan, jadi bagaimana prestasi kami bisa membaik, jika tempat latihan pun tidak ada. Kami berharap semoga lahan parkir tersebut dapat dijadikan lapangan yang semestinya. Jadi UKM yang lainnya pun juga bisa pakai,” tegasnya.

Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Langlangbuana yang diwakili oleh Kreesna Swandhika mengungkapkan bahwa pihak BEM sudah mengajukan solusi untuk mengatasi permasalahan lapangan parkir ini. “Beberapa cara sudah pernah dilakukan seperti penyewaan lahan parkir. Tapi susah direalisasikannya,” ungkap Kreesna Jumat (14/10/2016).

Dzulfhah, Wahyu, Revy, Rio / Momentum

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s