Link

Lapangan Parkir, Wisma Buana dan 1.800 Mahasiswa Baru

 

Universitas Langlangbuana menggelar acara pengarahan Pasupati kepada calon mahasiswa baru di Wisma Buana, Rabu (07/9). Menurut Ade Saeful Rohman selaku kepala sub bagian umum dari biro akademik menjelaskan bahwa tahun ini Unla akan menaikan kuota pernerimaan mahasiswa baru mencapai 1800 mahasiswa.
“Kalau yang diinginkan pimpinan sekitar 1800 mahasiswa. Sementara sampai hari ini jumlah mahasiswa yang sudah registrasi mencapai 1697 mahasiswa. Saat ini lebih dari 1400 mahasiswa sedang mengikuti pengarahan pasupati untuk mahasiswa baru di Wisma Buana” ujarnya.
Di sisi lain ketua pelaksana pasupati Universitas, Yudi Guntara mengeluhkan kendala yang dialami ketika acara pengarahan berlangsung. Ia dan panitia yang lainnya mendapati kesulitan mengondisikan mahasiswa yang membeludak di hari pertama pengarahan karena belum ada ruangan yang dapat menampung banyaknya jumlah mahasiswa yang datang.
“Jika dilihat dari kondisi yang terjadi saat ini memang tidak kondusif. Karena jumlah mahasiswa yang datang hari ini lebih dari 1400 mahasiswa, sementara Wisma Buana hanya dapat menampung 1200 orang, jadi mau tak mau mahasiswa yang tidak kebagian masuk harus mnengikuti pengarahan di luar ruangan”
“Mudah-mudahan apa yang disampaikan bisa tersampaikan kepada mahasiswa yang lain dan pada Sabtu 10 September nanti akan dilaksakan pengarahan lanjutan dari Universitas sekaligus pengarahan dari tiap-tiap fakultas” tambahnya.
Sunaryo selaku kepala keamanan Unla mendapat kesulitan mengondisikan lahan parkir yang kurang memadai dengan jumlah mahasiswa yang kapasitasnya meningkat dari tahun sebelumnya.
“Kami mengalami kesulitan dalam mengondisikan kendaraan yang dibawa oleh mahasiswa baru. Banyaknya kendaraan yang ada di lapangan parkir membuat kami sulit mengontrol keamanan. Dan banyak yang tidak memarkirkan kendaraan dengan rapi sehingga membuat pihak keamanan harus merapikan kembali kendaraan agar kendaraan yang baru datang bisa diparkir di lapangan” ungkapnya.
Sunaryo juga berharap agar fasilitas parkiran dapat diperluas lagi demi kenyamanan dan ketertiban fasilitas lapangan parkir. Ia juga mengimbau mahasiswa untuk sadar diri dalam memarkirkan kendaraan dengan rapi agar tidak memakan banyak tempat.
“Saya juga berharap mahasiswa diimbau untuk memarkirkan kendaraan dengan rapi, selain itu juga mahasiswa harus sadar diri akan keamanan kendaraannya masing-masing. Jangan sampai ada kehilangan helm, kehilangan kunci motor karena tertinggal atau bahkan kehilangan motor. ”

Tiara R./Momentum