Minyak Bumi dan Teknologi

Dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat cepat. Dunia semakin miskin dengan apa yang ada pada kekayaannya. Termasuk salah satunya minyak bumi. Salah satu kekayaan atau sumberdaya alam yang tak dapat diperbaharui. Hanya sedikit orang yang bisa membantah bahwa minyak bumi suatu saat akan habis. Ini dibuktikan dengan konsumsi minyak bumi di Indonesia yang sampai 1150 barel/hari.

Kelompok kerja pembaruan agraria dan pengelolaan sumber daya alam, memberi satu usulan. (usulan kebijakan energi untuk keamanan pasukan energi untuk mendukung pembangunan berkelanjutan). Yang isinya tentang prediksi habisnya minyak bumi sampai 15-20 tahun kedepan.

Dengan adanya prediksi ini, dunia semakin harus berbenah. Dan terus melakukan inovasi-inovasi yang mutakhir untuk meminimalisir pemakaian sumber daya alam yang setiap hari semakin bertambah jumlah konsumsinya.
Salah satu pemakai konsumsi minyak bumi terbesar adalah kendaraan bermotor seperti mobil dan motor. Sehingga pabrik khususnya dalam bidang industri kendaraan bermotor semakin inovatif dalam membuat kendaraan yang ramah lingkungan dan hemat . ada juga kendaraan yang lebih mutakhir seperti kendaraan yang berbahar bakar udara.
Seorang desainer bernama jurmol yao menciptakan sebuah kendaraan bermotor yang bertenaga udara. Kndaraan yang di beri nama transport hornet ini diciptakan untuk jarak dekat dan daya angkut rendah. Karena transportasi ini berbahan bakan udara, sehingga suaranya relatif bising.

Ada juga inovasi di bidang otomotif seperti kendaraan bertenaga surya, mobil yang dibuat oleh mahasiswa universitas new south wales (UNSW) ini menghasilkan tenaga surya sebesar 1200 watt dan menggunakan baterai lithium-io polymer dengan bobot 24,75 kg. Kendaraan ini bisa melaju pada kecepatan 88,738 km/jam.

Meskipun masih banyak kekurangan disana-sini seperti kurang ekonomis dan kurang bertenaga, tetapi kedua kendaraan ini bisa bisa menjadi salah satu alternatif transportasi di masa depan, sehingga pemakaian bahan bakar dari sumber daya alam bisa lebih di minimalisir.

Oleh : Daniel Sabar Silalahi (TI’11)

Posted with WordPress for BlackBerry.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s